Direksi dan Komisaris SMIP Menyusul ?

JAKARTA: Pertajam alat bukti perkara impor gula PT. Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP), Jajaran Dinas Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (DBPT-PM) Kota Dumai kembali diacak-acak.

Pemeriksaan ini diduga untuk pastikan izin investasi pabrik gula PT. SMIP di Kota Dumai, Riau sebelum melangkah, berupa penetapan tersangka.

Kali ini, diperiksa Kepala DBPT-PM Kota Dumai tahun 2017 inisial HS diduga H. Sandra, setelah pada Kamis(14/3) diperiksa Kadis Penanaman Modal- Pelayanan Satu Pintu H diduga Hendra.

Kapuspenkum Ketut Sumedana enggan berspekulasi diperiksa kembali orang nomor satu di Dinas Penanaman Modal Dumai dalam Skandal SMIP.

Dia hanya mengatakan pemeriksaan itu guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.

“Semua dilakukan dalam rangkaian untuk membuat terang tindak pidana (cari tersangka, Red), ” katanya, Selasa (25/3).

Perkara impor gula SMIP yang diduga merugikan negara sekitar Rp 1, 2 triliun pengembangan dari Skandal Impor Gula di Kemendag 2015 -2023.

Modus SMIP yang miliki pabrik gula terintegrasi dengan kebun tebu di perbatasan antara Pulau Rupat dan Dumai berkapasitas 6 ribu ton cane per-day (TCD), diduga menggunakan dokumen “Aspal. ”

JAJARAN SMIP

Sejak disidik awal bulan ini, Jajaran Direksi dan Komisaris PT. SMIP belum disentuh sama sekali.

“Semua bagian dari strategi penyidikan, ” tutur sebuah sumber secara terpisah.

Lazim, pemeriksaan aneka korupsi dilakukan dari bawah dan pihak terkait lalu menggerucut ke atas dan sebaliknya.

“Dus karena itu, sebaiknya Abang tunggu saja. Tim tengah bekerja kumpuloan alat bukti, ” akhirinya.

Sejauh ini, baru petugas Bea dan Cukai yang diperiksa dan Kemendag (Kementerian Perdagangan), seperti SSC (Petugas Hangar KPPC TMPB Pekanbaru PT. SMIP).

Tercatat, SSC adalah pejabat kedua terkait dengan SMIP diperiksa, yakni ABP (Koordinator Hangar Kawasan Berikat SMIP) pada Senin (4/3) dan Rabu (6/3). Terakhir diperiksa Skandal Gula di Kemendag Periode 2015 – 2023.

Lainnya, AH (Kasi Analisa dan Layanan Data Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai) dan BS (Plt. Kepala KPPBC Dumai), Kamis (21/3).

Berikutnya, JPSDW (Kasi Kawasan Berikat Tahun 2017) dan EW (Kasubdit Tempat Penimbunan Berikat) dan HPT (Kasi Kepabeanan dan Cukai I) diperiksa, Selasa (19/3).

Ikut diperiksa, WAR diduga Wara Agustini Rukmini selaku Ketua Tim Bidang Pertanian Direktorat Impor, pada Ditjen Perdagangan Luar Negeri (Daglu) pada Rabu (20/3). (ahi)

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Indonesianews.tv merupakan portal berita dalam format full video, dengan rubrik antara lain NEWS, TALKSHOW, LIVE STREAMING, dan MAGAZINE yang dikerjakan profesional jurnalis, perwarta TV, dan webmaster.