JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Dalam upaya mempertahankan status Ibukota bebas dari rabies, jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI.

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta terus menggalakkan kegiatan vaksinasi terhadap hewan penular rabies. Kegiatan tersebut digelar secara serentak di seluruh wilayah dengan sasaran kucing, anjing, kera, kelinci, dan lainnya.

Seperti yang dilakukan di wilayah Jakarta Selatan kegiatan vaksinasi digelar di wilayah Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran. Puluhan warga tampak antusias membawa hewan pikirannya ke lokasi vaksinasi untuk disuntik antirabies secara gratis. “Mumpung ada layanan gratis. Kami datang ke sini bawa kucing piaraan di rumah maupun beberapa kucing liar di permukiman agar semuanya divaksin,” ujar Teguh, salah satu warga di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Menurutnya, kegiatan vaksinasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama pecinta HPR. “Kalau kita melakukan vaksinasi di klinik dokter hewan dikenakan biaya antara Rp 200 ribu dan Rp 300 ribu per ekor. Sedangkan pelayanan di sini, sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis,” papar Teguh.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan Hasudungan Sidabalok menjelaskan dari pagi hingga siang pihaknya baru melayani vaksinasi sebanyak 21 ekor HPR. “RincianHPR yang telah divaksin terdiri dari 18 ekor kucing, dua ekor anjing, dan satu ekor musang. Kegiatan vaksinasi rabies gratis ini dilakukan untuk mempertahankan Provinsi DKI Jakarta sebagai kota berstatus bebas rabies. Sejak tahun 2004 Jakarta sudah bebas rabies jadi harus dipertahankan sampai seterusnya,” ujar Hasudungan.

Hasudungan menjelaskan, hewan yang bisa divaksin rabies harus memenuhi kriteria, antara lain tidak sedang bunting, tidak sakit, dan cukup umur. “Tahun ini kami menargetkan bisa melakukan vaksinasi sebanyak 10.500 ekor HPR di 10 kecamatan di Jakarta Selatan. Semoga adanya vaksinasi rabies gratis ini membuat hewan dan pemiliknya sehat atau tidak terjangkit penyakit rabies,” pungkasnya. (Joko)

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *