JAKARTA : BPJS Ketenagakerjaan turut mendukung pelaksanaan Indonesia Pencak Silat Championship (IPSC) 2026 yang diselenggarakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 24–26 April 2026. Dukungan ini diwujudkan melalui pemberian perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada para peserta lomba.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran, Muhammad Ramdhoni, mengatakan sebanyak 1.694 peserta yang mengikuti kejuaraan ini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam segmen Bukan Penerima Upah (BPU). ”Dengan demikian, para pesilat mendapatkan perlindungan selama mengikuti rangkaian kegiatan kompetisi,” ungkap Ramdhoni.
Dikatakan, IPSC 2026 merupakan ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta menjadi salah satu turnamen pencak silat berskala besar yang digelar di Indonesia sepanjang tahun 2026. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pesilat muda untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan prestasi di tingkat nasional,” sebut Ramdhoni.
Menurutnya, keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk atlet dan peserta kegiatan olahraga. “Kami mendukung penuh kegiatan IPSC 2026 sebagai ajang pembinaan dan pengembangan atlet pencak silat. Melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para peserta dapat bertanding dengan lebih tenang karena telah mendapatkan jaminan atas risiko yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung,” ujar Ramdhoni.
Lebih lanjut, ia menambahkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan bagi pekerja formal, tetapi juga bagi pekerja di sektor informal, termasuk atlet, pelaku seni, dan komunitas lainnya. ”Melalui dukungan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial, sekaligus memperluas cakupan kepesertaan di berbagai sektor,” tegas Ramdhoni. (Dani)



Add comment