JAKARTA : BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Grha BPJamsostek terus mendorong peserta mempersiapkan masa depan secara lebih matang, khususnya dalam menghadapi masa pensiun.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Literasi Pensiun yang digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Bluescope Lysaght Indonesia.
Mengusung tema ‘Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan’, salah satu materi utama yang disampaikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah Rencana Persiapan Hari Tua.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek, Andry Rubiantara, mengatakan literasi pensiun penting agar peserta tidak hanya memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki perencanaan yang baik untuk menghadapi masa setelah tidak lagi bekerja.
“Literasi pensiun ini kami lakukan agar peserta semakin memahami pentingnya mempersiapkan hari tua sejak dini. Persiapan tidak bisa dilakukan ketika sudah mendekati masa pensiun, tetapi harus direncanakan secara bertahap,” kata Andry dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan perlu diiringi dengan peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta dalam mengelola masa depan. Dengan demikian, peserta dapat memasuki masa pensiun dengan persiapan yang lebih baik.
Andry menambahkan, kegiatan literasi juga menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan, tetapi juga pemberdayaan peserta secara berkelanjutan.
“Harapannya, peserta tidak hanya mengetahui hak dan manfaat yang diperoleh sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga mampu mengambil langkah proaktif dalam merencanakan masa depan dan meningkatkan kesejahteraan saat memasuki hari tua,” ujar Andry.
Andry berharap melalui kegiatan tersebut, kesadaran peserta terhadap pentingnya perencanaan pensiun semakin meningkat. ”Literasi pensiun pun diharapkan menjadi bekal bagi pekerja untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih terencana dan sejahtera setelah memasuki masa purnabakti,” ungkap Andry. (Dani)



Add comment