JAKARTA: Kondisi Waduk Pluit yang sebelumnya dangkal dan kotor kini berangsur membaik setelah dilakukan gerebek lumpur. Dalam kegiatan yang mengerahkan 200 personil gabungan dan sejumlah alat pendukung tersebut berhasil mengangkut kotoran sebanyak 1,5 juta ton sehingga permukaan Waduk menjadi lebih cair.
Camat Penjaringan Depika Romadi menjelaskan bahwa sebelumnya kondisi Waduk Pluit yang berlokasi di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sangat memprihatinkan karena banyak sampah, lumpur, maupun eceng gondok. “Sehubungan dengan meningkatnya intensitas curah hujan, maka kami bersama petugas terkait berinisiatif melakukan gerebek lumpur,” kata Depika, Senin (11/12). Sebanyak 1,5 ton sampah dan lumpur berhasil diangkat dari kawasan Waduk Pluit. “Aksi bersih-bersih ini melibatkan 200 petugas gabungan dari Satgas Badan Air, SDA, Lingkungan Hidup, Bina Marga dan petugas PPSU,” tambahnya.
Depika menambahkan, pembersihan kawasan Waduk Pluit ini merupakan bagian dari antisipasi banjir saat puncak musim penghujan nanti. Selain mengangkat sampah dan lumpur, kata Depika, dalam kegiatan ini petugas gabungan juga membersihkan tanaman enceng gondok serta area bantaran waduk. “Untuk mendukung kegiatan ini, dikerahkan pula tiga unit alat berat jenis Dredger Ponton, satu unit amphibiud, lima unit palka, empat dua unit truk pengangkut sampah, serta gerobak motor (germor), dan lainnya,” jelas Depika.
Dia berharap semoga langkah antisipasi menghadapi musim penghujan ini diikuti masyarakat dengan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Masyarakat jangan buang sampah sembarangan, baik di saluran air, sungai, maupun waduk, karena bisa menyebabkan banjir. Buanglah sampah di tempat semestinya,” imbau Pak Camat.
Kepala Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air Jakarta Utara, M Chuseiri menambahkan, selama ini jajarannya rutin melakukan pembersihan area Waduk Pluit, namun sampah baru selalu bermunculan kembali. “Dari kegiatan kerja bakti ini, total volume sampah dan lumpur yang kita angkat mencapai enam meter kubik atau sekitar 1,5 ton,” tandasnya. (Joko)



Add comment