JAKARTA: Kebanyakan calon legislatif (Caleg) melakukan safari kampanye di sejumlah tempat untuk mencari dukungan. Tapi berbeda dengan tokoh muda DR Adi Kurnia Setiadi, SH,MH yang cukup duduk manis di rumahnya, namun tiap hari dari pagi hingga malam justru masyarakat yang berbondong-bondong menyerbu ke kediamannya di kawasan Condet, Jakarta Timur, untuk memberikan dukungan agar berhasil melenggang ke gedung Senayan.
Sejak memasuki musim kampanye, kediaman Adi yang luas dan sekaligus digunakan sebagai Pendopo Sahabat Adi Kurnia Setiadi (Aksi) sehari-harinya tak pernah sepi. Tiap hari selalu saja ada rombongan dari kader partai, sayap organisasi, elemen masyarakat, pengurus RT-RW, Karang Taruna, PKK, dan lainnya bergiliran berkunjung ke pendopo tersebut. “Untuk sementara ini, saya cukup duduk manis di rumah menyambut kedatangan pendukung dari berbagai elemen masyarakat,” kata Adi di Pendopo Aksi Jl Musholah, Kampung Tengah, Condet, Jakarta Timur, Rabu (20/12) malam.
Contohnya, pada seharian kemarin Adi mendapat kunjungan secara bergiliran dari empat rombongan yang terdiri dari Ketua RW dan RT untuk melakukan deklarasi dukungan untuk pemenangan Adi sebagai Caleg DPR-RI dari Partai Demorkat nomor urut 1, dapil DKI Jakarta 1 (Jakarta Timur). Salah satunya yakni Ketua RW 14 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung dari 11 RT, anggota Karang Taruna, dan kader PKK membacakan deklarasi. “Kami dari RW 14 bersama 11 RT siap menangkan Bang Adi menjadi anggota DPR-RI,” tegas Kosim.
Hal senada juga disampaikan pengurus RW lainnya seperti RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa dan RW di Jatinegara. “Kami siap mendukung Bang Adi yang sudah terbukti memperhatikan masyarakat di dapilnya. Bang Adi selama menjadi anggota DPRD DKI Jakarta banyak memperjuangkan aspirasi masyarakat dan sering membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya. Adi juga tak segan-segan membantu RW yang butuh ukuran tangan. Contohnya RW 06 yang berhutang bahan material untuk pembangunan kantor RW sebesar Rp 28 juta. Begitu pula RW lainnya yang juga berhutang material di toko bangunan sebesar Rp 8 juta langsung dilunasi.
Menurut sejumlah RT dan RW yang sudah lama kenal dengan Adi, bahwa kemurahan hati memberikan bantuan bukan karena sedang kampanye. “Bang Adi sudah menjadi anggota DPRD juga mdmberi bantuan dalam jumlah besar untuk dapilnya. Saya yakin Bang Adi sebagai wakil rakyat bukan untuk mencari keuntungan pribadi, tapi mengabdikan diri pada masyarakat dan sering tekor saat melakukan reses atau kunjungan masyarakat. Sedangkan sebagian anggota Dewan lainnya malah mencari lebihan dari anggaran reses,” kata salah satu pendukung setia.
Adi yang dulunya adalah politisi Gerindra, tapi sejak tahun ini berganti menjadi kader Demokrat banyak diikuti pendukungnya yang berpindah partai. “Alhamdulillah, sebagai pengacara dan pengusaha tambang, saya sudah merasa berkecukupan. Tapi untuk menjadi wakil rakyat, saya tidak untuk menambah kekayaan. Melainkan jika saya bisa duduk di kursi DPR-RI, maka niat saya untuk memperjuangkan hak rakyat kecil menjadi lebih mudah dan massif. Jadi, niatnya ibadah saja agar kelak saat menghadap Allah SWT saya sudah punya bekal dan amal jariyah yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar suami dari artis penyanyi Mailinda. (Joko)



Add comment