SURABAYA; Anggota DPRD Jawa Timur Sumardi mengatakan pihaknya berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur untuk turun ke Jombang untuk berkolaborasi dalam penanganan sampah di wilayah tersebut.

Sekedar diketahui,Kabupaten Jombang tengah menghadapi krisis pengelolaan sampah. Setiap harinya, timbunan sampah mencapai sekitar 530 ton, namun pemda setempat hanya mampu menangani sekitar 157 ton.

“Saya berharap dan mendorong DLH Jawa Timur pro aktif untuk berkolaborasi dengan pemda Jombang dalam penanganan sampah yang over kapasitas di sana,” ungkapnya, Jumat 3 Oktober 2025.

Solusi penumpukan sampah di suatu daerah, kata Sumardi melibatkan langkah Reduce, Reuse, Recycle (3R) di tingkat rumah tangga dan komunitas, pendirian fasilitas pengolahan sampah seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R atau fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), serta pengembangan kebijakan yang mendukung pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari tingkat hulu (sumber sampah) hingga hilir.

“Selain itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat dan pelaporan kepada pihak berwenang untuk menangani sampah yang berserakan,” jelas politisi Golkar ini. Menurutnya, DLH Jatim tentunya mempunya cara atau solusi untuk penanganan sampah agar masalah sampah di Jombang teratasi.

Ditambahkan olehnya, Sumardi dirinya juga menghimbau kepada masyarakat terus berupaya mendorong pengurangan sampah dari sumbernya. Upaya itu meliputi optimalisasi bank sampah, pemilahan sejak rumah tangga, hingga pemanfaatan sampah organik menjadi kompos.

“Tanpa partisipasi masyarakat, beban TPA (Tempat Pembuangan Air) akan semakin berat,” tegasnya.(Yudhie)

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *